Kelemahan dan Kelebihan dari Melakukan Pinjaman di Fintech Peer to Peer Lending

  • Whatsapp

Gak cuma transaksi barang atau jasa, sekarang kita bisa investasi secara online. Tapi di sini kita gak bicara soal reksa dana, yang juga bisa ditekuni dengan Internet. Kali ini, kita mau ngomongin investasi P2P lending, khususnya di peer to peer lending Indonesia terbaik.

Read More

Apa itu investasi P2P lending? P2P adalah singkatan dari peer-to-peer. Secara umum, P2P lending adalah platform digital yang mempertemukan pihak yang membutuhkan pinjaman dengan pemberi pinjaman yang mengharapkan return kompetitif.

Pihak yang butuh pinjaman itu biasanya adalah pengusaha mikro, kecil, atau menengah. Adapun pemberi pinjaman bisa siapa saja, termasuk kita-kita ini sebagai investor individu.

Di Indonesia, setidaknya ada beberapa situs p2p lending teraman terbaik yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bisa kita manfaatkan sebagai lahan investasi.

Platform Peer to Peer Indonesia Terbaik

Imbal hasil yang ditawarkan Amartha mencapai 17,5 persen per tahun. Dana awal untuk jadi investor di Amartha adalah Rp 3 juta. Adapun fokus pendanaan adalah pelaku usaha kecil dan menengah.

Di sini tersedia program kerja sama dengan perusahaan penjaminan kredit dan asuransi untuk melindungi investor dari risiko gagal bayar. Artinya, ada biaya tambahan berupa premi saat kita mendapat return.

Pemberi pinjaman bisa memilih mana yang mau dibiayai lengkap dengan profil risikonya. Bahkan kita bisa ikut tim Amartha mendatangi pengusaha yang mau diberi pinjaman saat ada kunjungan yang dilakukan tiap pekan.

Siapa saja yang memiliki rekening di bank bisa mendaftar sebagai investor di Amartha. Dana return bisa ditarik kapan saja, namun return diberikan secara mingguan.

Kelemahan dan Keuntungan Melakukan Investasi di Platform P2P

Kita sudah mengetahui apa itu P2P lending investasi dan juga bagaimana cara bekerjanya. Selanjutnya, akan dijelaskan apa saja yang menjadi kelemahan, serta kelebihan dalam melakukan pengembangan dana berbasis online ini.

Kelemahan Untuk Peminjam

  • Jika telat membayar, peminjam dana akan dikenakan denda keterlambatan permbayaran.
  • Peminjaman dana melalui platform p2p lending lebih cocok dimanfaatkan untuk berbagai tujuan jangka pendek. Kalau lama bagaimana? Ya, artinya harus siap dengan jumlah bunga yang sudah disepakati.
  • Dana pinjaman yang diajukan, tidak menjamin akan langsung disetujui. Ada kalanya ditolak juga. So, bersiaplah untuk berbagai kemungkinan.

Keuntungan Untuk Peminjam

  • Suku bunga yang didapatkan sebagai peminjaman pribadi relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan tagihan kartu kredit.
  • Anda bisa mengajukan peminjaman dana sesuai dengan yang kebutuhan. Yang penting, semua syarat sudah dipenuhi.
  • Proses pengajuannya relatif cukup mudah dan cepat. Jadi, tidak menghabiskan waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan dana.
  • Keamanan pada peer to peer lending sudah terjamin, karena sudah mendapatkan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan saja, Anda mengecek legalitasnya di website OJK.

Seperti itulah informasi mengenai peer to peer lending ini. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang pengembangan dana berbasis online.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *